Dimana hari pertama dibulan rajab, saya pun berniat berpuasa. Itung-itung sebagai cara saya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Selain itu juga ini satu-satunya jalan saya untuk tirakad. Karena saya tak pandai untuk istiqomah berdzikir atau yang lainnya. Saya tak peduli ada mereka yang sedang mempermasalahkan ketiadaan dalil yang shohih tentang puasa dibulan rajab. Toh kita sebenernya di anjurkan berpuasa di tiap waktu asal tidak sampai berlebihan. Dan hari itu juga bertepatan dengan adanya saudara yang sedang nikah. Diundang lah saya ke rumah saudara bilangnya :disini ada banyak jajanan. Seusai kegiatan sana-sini, meluncurlah saya ke rumah tersebut.
"Tuh makan, mau jajan apa" sesampainya disana.
"hmm.. Kulo poso" jawab saya
Bersamaan dengan itu ponsel saya direbut kakak(cewek) saya,
" kok pinter puasa juga, di ingetin siapa? " pinter disini dimaksudkan tahu kalau sedang bulan rajab, maklum lah eksistensi kalender hijriyah tidak terlalu diperhatikan dalam masa kini.
" itu, kan di grup udah banyak yang ngingetin" maksud saya adalah kan kenyataannya banyak di grup-grup whatsapp yang cuman share ini-itu termasuk keutamaan-keutamaan berpuasa dibulan rajab ini.
Bude ku cuma angguk-angguk aja karena lagi sibuk dengan makanannya.
Disisi lain, kakakku ketawa dengan keras yang mana sebelumnya sibuk pada ponselnya. Kukira ada yang lucu dalam ponselku.
" ahaaa.. Di ingetin sama grup, kasian" tambahnya.
Anjaw ternyata dia menyumpahiku karena biasa lah namanya juga jomblo - solo - single ah apalah itu, memang tak ada yang mengingatkan. Dikarenakan tiadanya doi. Sedih pasti, tapi mau gimana lagi emang gitu kenyataanye.
Apalagi ada yang nge chat udah nambah berapa tahun kejombloanmu saat pengucapan di hari ulang tahunku kemarin. Namanya juga penjantan tangguh.
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَـعْبَانَ وَبَلِّـغْنَا رَمَضَانَ
