Manusia bukanlah robot yang bisa kerja keras bagai kuda, bahkan sampai tidak mengenal batas. Saya percaya manusia lebih dari itu, hanya saja faktor lain yang tidak bisa saya generalisir. Entah ini sebuah kemunduran atau emang ini sebuah kebebasan. 


Hidup kemudian keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab, terserah kita dalam satu vista atau bukan. vista memiliki makna pemandangan, tapi juga memiliki maknna sejenis perspektif (cek di tesaurus). Perjalan hidup memang memiliki dinamika yang unpredictable. Mungkin istilah Work-life Balance mulai ramai kali ini. Hemat saya, istilah ini merujuk pada sebuah healing untuk kehidupan dan sejenak keluar dari kesibukan karir dan pekerjaan. Tentu ini penting untuk menyeimbangkan sebuah kebebasan dan tanggung jawab. Maka berbagai platform, artis, dan influencer ramai membahas ini. 


Tapi pernahkah mengatasnamakan healing  ini untuk membuat hidup lebih nyaman tanpa sebuah tuntutan. Saya adalah salah satu pihak yang pernah melakukan ini, bahkan semakin kesini semakin sering mengatasnamakannya. Terlebih di era WFH ini, tingkat stress perlu diperhatikan untuk meningkatkan imun tubuh dalam beberapa artikel. Bahkan sedihnya, menunda - nunda pekerjaan dan memilih healing dengan melakukan pekerjaan yang boros pada uang, menghabiskan waktu di entertainment tanpa dapat manfaat lain selain senang saja. Sehingga untuk mengerjakan sebuah tanggung jawab, butuh healing yang mungkin lebih besar. 


Gapaham lagi, jika dilihat healing memang butuh untuk manusia agar lebih fokus untuk kehidupan dan hari esok. Tapi pernah nampak dalam artikel atau sebuah video, sistem liburan di kantor-kantor diciptakan kepada pekerjanya agar lebih fokus lagi dalam pekerjaannya. Entah ini menggunakan teori konspirasi atau bukan. Tapi ada benaranya, para pekerja hanya di perlihatkan nikmatnya liburan dan healing padahal di sisi lain, target - target baru dan pekerjaan lainnya menunggu. I think it's same situation. 


Saya tidak menafikan sebuah healing ini, tapi hanya sempat terfikirkan bagaimana kalau melihat ini dari sisi yang lain. Healing penting, ibarat mengangkat satu gelas berisi 500 ml, dalam satu-dua menit akan terasa ringat atau ringan bat. Tapi mulai 10 menit, 30 menit akan terasa berat tapi masih mampu. Bayangkan jika beban ini harus kamu angkat dalam berhari-hari tanpa melakukan istirahat. Maka perlu untuk menaruh sebentar dan sejenak istirahat. Agar kita lebih siap lagi untuk mengangkatnya lagi. Tapi seperti tajuk diatas, perlu untuk menyikapi dengan bijak perihal healing ini. Mengingat terdapat kemungkinan semakin membuat produktif atau hanya sebuah atasnama untuk healing, untuk self reward. Dilematis bukan 


Bukan bermaksud menggurui, sama-sama belajar

saya suka sekali perkataan ini, wkwkwkw


salam

Pangeran Sayu