Disclaimer:
sorry banget, tulisan ini akan meracau kemana-mana.
Sekitar 23.00 di tanggal 4-4-22.
Some late greeting for birthday is comin'
mengingatkan pada sebuah resolusi dihari saat usia menginjak 22.
seharusnya resolusi ini aku up di blog ini pada 9/3.
the bad situation and bad decision to pick me as like Liaison Officer (LO).
so i must handle all of race for like olympic but in the scale of the boarding school.
Sebelnya aku rencana menghilang disaat event itu dilaksanakan, but i'm LO.
Kesalnya dari awal aku masuk, para senior (based tahun masuk) membanggakan segala prestasi ajang bergengsi itu. Komplek dapat inilah, kamar dapat itulah, komplek ahli inilah, dan komplek ditakuti itulah.
Pusingnya kekurangan orang untuk delegasi, karena memang sedikit orangnya dan para senior menghilang.
Jadi, males ngomong keahlian dan kemenangan disana-kemari tapi absent participation.
ada yang nggak konfirmasi, ada yang mendadak ketiduran dan gabisa dibangunin, ada juga yang menyarankan latihan tapi ujungnya hilang karena sesama senior tidak ada, sama sekali.
Situasi yang terjadi disekitar hari ulang tahunku ini yang seharusnya aku rangkum menjadi tulisan dan aku up.
but i'm losing my confident to roasting my senior.
hal ini karena kemudian aku juga tidak bisa memenuhi tanggung jawabku as a stuudent in last semester.
Sehingga tulisan ini hanya menjadi draft di otakku.
Jadi terimakasih to reminder my resolution.
setelah menonton drama 2521, ngide banget untuk menulis my journal.
jadi ditulislah text ini sekarang.
Sebelum itu,
aku barusan layouting ulang kamar untuk menciptakan mood baru.
Selesaikan tanggung jawabmu
kata penyiar Prambors Radio Jakarta.
why it so match disaat ingin mulai mendengarkan radio lagi.
saat mulai menggunakan laptop,
akupun playing my playlist of spotify.
u know what song first played?
DREAMS COME TRUE
is it good step?
is my step approved?
otakku pun teringat pada cuplikan film Liam dan Laila yang ditonton my ebes.
Tidak ada sesuatu yang kebetulan
damn, bagaimana ini bisa terjadi.
its my point after read novel series of SUPERNOVA by DEE.
nampaknya supernova kembali bangkit.
dalam novel supernova dikatakan
"seorang arwah pujangga tersasar kedalam tubuh mungilku"
tapi aku tak lagi mungil saat melihat perutku dan tak ada jiwa puitis.